Penulisan rumus senyawa kimia harus sesuai dengan tata nama IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry). Bagi pelajar atau mahasiswa bidang IPA tentu sudah tidak asing dengan subskrip atau superskrip dalam penulisan rumus senyawa kimia tersebut. Subskrip dan superskrip adalah karakter penulisan pada masing-masing senyawa yang diatur sedikit ke bawah atau ke atas dari garis normal tulisan, yang biasanya ditampilkan lebih kecil dari pada teks normal. Angka atau huruf yang terletak di bawah garis normal tulisan disebut subskrip, sedangkan yang terletak di atas garis normal tulisan disebut superskrip


Menuliskan rumus senyawa kimia di halaman Ms.Word tentu sangat mudah karena sudah tersedia fitur untuk mensubskrip atau superskrip, seperti pada gambar di bawah ini:


Namun penulisan rumus senyawa kimia sedikit berbeda jika menggunakan aplikasi untuk mensitasi sumber artikel, khususnya pada penyusunan daftar pustaka. Salah satu aplikasi yang sangat familiar bagi para penulis atau peneliti adalah Mendeley. Aplikasi tersebut dapat membantu dan mempermudah mengelola sitasi artikel penelitian dan penyusunan daftar pustaka. Aplikasi Mendeley hanya dapat memahami teks bukan konteks. Sehingga masih terdapat penulisan rumus senyawa kimia yang harus diperbaiki.

Berikut adalah contoh susunan daftar pustaka dari aplikasi Mendeley yang mengandung penulisan rumus senyawa kimia (highlight warna kuning):


Menurut tata nama IUPAC, penulisan tersebut kurang sesuai dikarenakan angka yang terdapat pada unsur atau senyawa kimia masih memiliki ukuran yang sama dan letak penulisan yang sejajar dengan teks normal. Maka untuk membenarkannya penulis harus kembali ke halaman sumber artikel pada aplikasi Mendeley, kemudian menambahkan kode agar angka dalam rumus senyawa kimia dapat ter-subskrip atau superskrip, seperti di bawah ini:

Pada halaman artikel di aplikasi Mendeley (kotak merah) ditambahkan kode pada sebelum dan sesudah angka yang akan di-subskrip seperti berikut: <sub>angka</sub>. Sedangkan untuk superskrip menggunakan kode <sup>angka</sup>. 

Kemudian klik menu Sync pada icon Tab aplikasi Mendeley untuk sinkronisasi hasil pengeditan dan menghasilkan penulisan rumus senyawa kimia yang sesuai dengan aturan IUPAC:


Tahap terakhir yang dilakukan adalah me-refresh semua bibliografi yang sudah disitasi dan menghasilkan susunan daftar pustaka dengan penulisan rumus senyawa kimia yang benar sebagai berikut: 








 

Link youtube VSS 2022

Department of Chemistry Education, Faculty of Mathematics and Science Education Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Green-Sustainable Chemistry for A Better Future 

Day 1

https://www.youtube.com/watch?v=fo9rJY6Tme0&t=408s 


Day 2

https://www.youtube.com/watch?v=gtOhQVXwxHk&t=1036s 


Day 3

https://www.youtube.com/watch?v=S2lK43YWj_c 


Day 4

https://www.youtube.com/watch?v=PolXCs9i1kA 


Day 5 

https://www.youtube.com/watch?v=uzaYyELz02A 


Day 6 

https://www.youtube.com/watch?v=sX8gDa6u2Pw 




Link youtube IVC 2022

Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi ITB 

Day 1

Session 1 = https://www.youtube.com/watch?v=gAucHFPJnOw&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=2

Session 2 =  https://www.youtube.com/watch?v=jdVAMCOvp5k&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=3

Session 3 = https://www.youtube.com/watch?v=W3_YtFRTUU0&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=4

Session 4 = https://www.youtube.com/watch?v=FT2mDvG8T84&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=5

Day 2

Session 1&2 = https://www.youtube.com/watch?v=xhuxdW5CVX4&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=1

Session 3&4 = https://www.youtube.com/watch?v=H1wYD_kHx8o&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=6

Day 3 

Session 1&2 = https://www.youtube.com/watch?v=-mpH0fLNA5E&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=7

Session 3 = https://www.youtube.com/watch?v=jAklaOcdgbA&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=9

Session 4 = https://www.youtube.com/watch?v=65YABf1Agn8&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=8

Day 4

Session 1&2=https://www.youtube.com/watch?v=d7k3J06qeBU&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=10

Session 3 = https://www.youtube.com/watch?v=N4f8vR4rhII&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=11

Session 4 = https://www.youtube.com/watch?v=S8mDlxoYSmA&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=12

Day 5 

Session 1 = https://www.youtube.com/watch?v=f8pFwIXphn4&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=13

Session 2 = https://www.youtube.com/watch?v=CYiUehERHqU&list=PL7S0u29OIhnagKhnJybYyKcy8tffAWEc3&index=14


pict source: https://id.pinterest.com/pin/775745104538560702/

 Alat:

  1. Hand refractometer
  2. Spatula
  3. Lampu
  4. Botol Semprot

Bahan: 

  1. Sampel liquid
  2. Aquades

Tahap analisa:

  • Siapkan hand refractometer
  • bersihkan permukaan kaca dengan aquades
  • keringkan dengan tisu sampai bersih
  • lakukan proses kalibrasi

Semprotkan aquades ke atas permukaan kaca prisma hand refractometer, kemudian tutup. Nyalakan lampu duduk dan arahkan hand refractometer ke arah lampu. Lihatlah angka yang terbaca (nilai 0). Kalibrasi selesai. 

  • keringkan permukaan kaca prisma dengan tisu bersih
  • letakkan sampel cair di atas permukaan kaca
  • tutup kaca 
  • atur range skala pengukurannya:

no 1. skala brix 0-42%

no 2. skala brix 42-71%

no 3. skala brix 71-90%

  • nyalakan lampu duduk dan arahkan hand refractometer di atasnya
  • lakukan pembacaan angka pada sampel 

pict source: pexels

Analisa kadar garam biasa dilakukan ke dalam sampel yang mengandung garam/ NaCl. Analisa ini bertujuan untuk mengetahu kadar kandungan garam pada suatu produk. Beberapa contoh kegiatan analisa ini dilakukan di industri makanan ringan dan ikan asin. 

Berikut merupakan alat, bahan dan tahap analisa kadar garam :

Alat: 

  1. Neraca analitik
  2. Spatula
  3. Kaca arloji
  4. Corong
  5. Labu ukur 200 mL
  6. erlenmeyer 100 mL
  7. Pipet volume 10 mL
  8. Pipet mikro 5 dan 10 mL
  9. Gelas beker 100 mL
  10. Botol Semprot 

Bahan: 

  1. Sampel (yang mengandung garam)
  2. Reagen AgNO3 0,1 N
  3. Indikator K2CrO4 4%
  4. Aquades

Tahap analisa:

  • timbang sampel ke gelas arloji 
2 g untuk sampel kadar garam <5%
1 g untuk sampel >5 sd 25%
0,5 g untuk sampel >25%

  • larutkan sampel dengan aquades ke dalam labu ukur 200 mL, tambahkan sampai garis miniskus
  • dikocok hingga larut sempurna
  • diambil larutan tersebut sebanyak 10 mL dengan pipet volume 
  • dimasukkan ke dalam erlenmeyer
  • ditambahkan dengan 2 tetes indikator K2CrO4 4%
  • dititrasi dengan larutan AgNO3 0,1 N sampai mencapai titik ekuivalen
  • dicatat volume larutan AgNO3 yang digunakan pada saat titrasi
  • dihitung kadar garam dengan rumus:
Kadar garam = ((Vol AgNO3 x N AgNO3 x BM NaCl x FP)/(berat sampel x 1000)) x 100%

note :

BM NaCl = 58,5

FP = Faktor pengenceran

Analisa Kadar Garam

by on Juli 06, 2022
pict source: pexels Analisa kadar garam biasa dilakukan ke dalam sampel yang mengandung garam/ NaCl. Analisa ini bertujuan untuk mengetahu k...

pict source: pexel

Tepung terigu memiliki kandungan protein yang tidak dapat larut dalam air yang disebut sebagai wheat gluten. Kadar tersebut dapat digunakan untuk menentukan kualitas tepung terigu yang digunakan.

 

Kadar gluten penting untuk dianalisis dalam beberapa produksi makanan yang menggunakan bahan dasar tepung terigu. Hal tersebut sangat erat kaitannya dengan mutu yang dihasilkan dalam setiap produk. Dengan adanya analisis kadar gluten maka dapat diketahui apakah tepung terigu yang digunakan sudah sesuai dengan standar yang telah ditentukan atau tidak. Pengawasan mutu pada tepung terigu dapat dilakukan dengan berbagai metode analisa, baik dengan analisa kimia, fisika dan juga organoleptik yang terdiri dari cek kondisi warna, bentuk, bau serta terdapat serangga atau kotoran lainnya. 

 

Proses pengujian kadar gluten sebagai berikut :


Alat : 


1. Spatula

2. Mangkok melamin

3. Neraca analitik

4. Botol semprot

5. Kertas whatman 40 mm

6. Oven

7. Desikator

8. Penjepit dan serbet


Bahan :


1. Tepung terigu

2. Aquades/air

3. NaCl 0,1 N


Tahap analisa :

  • ditimbang sampel sebanyak 10 g di dalam mangkuk melamin
  • ditambahkan sedikit demi sedikit larutan NaCl 0,1 N sampai menjadi adonan (adonan dianggap selesai bila sudah kalis)
  • direndam adonan ke dalam air selama ± 2 jam
  • dibersihkan dan dicuci dengan air mengalir adonan tersebut dari sisa patinya sampai diperoleh gluten yang bersih (untuk mengetahui gluten sudah bersih dapat memeras gluten di dalam air bersih. Bila air bilasan masih keruh berarti gluten masih mengandung sisa-sisa pati)
  • siapkan kertas saring whatman dan ditimbang
  • keringkan gluten yang sudah bersih dengan serbet kering agar kadar airnya berkurang
  • letakkan gluten dan kertas saring yang sudah ditimbang beratnya di atas neraca analitik
  • catat berat gluten
  • dimasukkan sampel tersebut ke dalam oven selama 30 menit pada suhu 170°C
  • dikeluarkan sampel dari oven
  • dimasukkan ke dalam desikator
  • ditimbang sampel yang telah dikeringkan dan didinginkan pada suhu ruang
  • dihitung kadar dry dan wet gluten dengan rumus:  

% dry gluten = ((Berat kertas saring + gluten hasil oven) - (Berat kertas saring)/Berat sampel tepung) x 100%
% wet gluten = (Berat gluten basah/berat sampel tepung) x 100%

nb : berat dalam satuan gram

 

pict source: pinterest
Analisa kadar asam lemak bebas atau free fatty acid (FFA) biasanya digunakan di laboratorium kimia, bilogi, pangan dan masih banyak lagi. Kadar asam lemak bebas biasanya berpengaruh terhadap mutu dari suatu material atau produk yang dihasilkan. 

Berikut merupakan alat, bahan yang digunakan dan prosedur yang dilakukan: 

Alat : 

1. Buret mikro 10 mL

2. Erlenmeyer 250 dan 500 mL

3. Gelas ukur 50 mL

4. Ball pipet

5. Pipet ukur 10 mL

6. Gelas beker 100 mL

7. Hotplate

8. Neraca analitik

Bahan :

1. Sampel (berupa minyak goreng)

2. Larutan NaOH 0,1N

3. Indikator PP 1%

4. Alkohol 96%


Tahap analisa :

A. Pembuatan alkohol netral

- masukkan alkohol 96% ke dalam erlenmeyer

- tambahkan 2 tetes indikator pp

- di titrasi dengan NaOH 0,1N sampai larutan berwarna merah muda segar

- diletakkan diatas hotplate dan dipanaskan selama 15 menit pada suhu 90°C

B. Analisis asam lemak bebas 

- masukkan sampel ke dalam erlenmeyer (56,4 ± 0,1 g)

- tambahkan 50 mL alkohol netral

- tambahkan 2 mL indikator pp 1%

- dititrasi dengan NaOH 0,1N (sampai membentuk warna merah muda)

- dicatat volume NaOH yang digunakan selama proses titrasi

- hitung kadar FFA dengan rumus :

% FFA = ((Vol NaOH x N NaOH x BM)/(berat sampel x 1000)) x 100%

BM : berat molekul


BM FFA : 

Asam palmitat = 256 g/mol

Asam laurat = 200 g/mol

Asam oleat = 282 g/mol


 



(2/7) Mata Garuda Jawa Timur berhasil menyelenggarakan kegiatan Massive Action 2022 yang dilakukan serentak 34 Provinsi di Indonesia. Kegiatan ini mengajak para alumni penerima beasiswa LPDP bersama dengan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk melakukan pendampingan dan juga penguatan kompetensi pelaku UMKM. 


Acara tersebut dihadiri secara daring oleh Bapak Andin Hadiyanto, M.A., Ph.D selaku Direktur Utama LPDP,  Bapak Yuli Sutoto Nugroho, M.Pd selaku Ketua Matagaruda Jawa Timur. Juga dihadiri secara langsung oleh Bapak Wakil Wali Kota Malang, Ir. Sofyan Edi Jarwoko bersama dengan Ibu Prof. Dr. Maisyaroh, M.Pd selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang yang memberikan sambutan serta membuka acara tersebut. Tak lupa turut serta dihadiri oleh perwakilan dari Divisi Pengelolaan Alumni LPDP, Laily Wido Mawarni dan Christian Gerald Daniel. 


Acara Massive Action ini mendapat apresiasi dari Bapak Wakil Wali Kota Malang karena merupakan salah satu bentuk pengabdian para penerima beasiswa kepada Indonesia.


Menurutnya pelatihan kali ini sangat bersinergi dengan salah satu program pemerintah yakni Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca pandemi Covid-19 dua tahun terakhir. Pelatihan ini cocok diberikan kepada para pelaku usaha khususnya di skala mikro. Karena sebagian besar masyarakat Indonesia tersebar di sektor UMKM. 


Hal tersebut didukung dengan pemaparan materi yang luar biasa, diantaranya adalah strategi marketing, akses permodalan, branding dan design thingking yang disampaikan langsung oleh narasumber yang ahli dibidangnya. Beliau adalah H. Noor Shodiq Iskandar., S.E., M.M selaku wakil rektor 2 UNISMA dan Inisiator Rumah Sedekah NU, Ediyanto, P.hD yang merupakan CEO & founder Oca Batik Madura dan juga Sintesa Aulia, M.SM yang merupakan Assistant Manager II PT. Pegadaian. 


Sejumlah lebih dari 100 para pelaku UMKM ikut meramaikan acara baik secara daring maupun luring. Harapannya acara tersebut dapat memberikan wawasan luas kepada para pelaku usaha. Sehingga dapat meningkatkan kembali kesejahteraan perekonomian dan juga memecahkan masalah pengangguran di Indonesia.

sumber foto: dokumen pribadi

 MC Mudun Lemah

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

 الْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُولِهِ الْـمُصْطَفَى، وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى، أَمَّا بَعْدُ
 
yang kami hormati segenap keluarga besar Bapak.... dan Ibu.... selaku shohibul hajjah.
yang kami hormati ustadz/ah serta seluruh tamu undangan yang berbahagia

Alhamdulillahirobbilalamin, puji syukur mari kita panjatkan kepada Allah yang maha esa. Karena berkat rahmat dan inayah-Nya kita dapat berkumpul pada pagi hari ini dalam keadaan sehat wal afiyat.

Allahummasholli alaa sayyidina Muhammad, sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW. 

Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh keluarga, saudara, teman serta Bapak/Ibu tamu undangan pada acara pagi hari ini. Semoga kehadiran panjenengan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. 

Sebelum acara kita mulai perkenalkan nama saya ..... yang bertugas untuk memandu jalannya acara pada pagi hari ini. 

Para tamu undangan yang berbahagia, 
Pada pagi hari ini keluarga Bapak.... dan Ibu.... memiliki hajat untuk putri tercintanya, adek ......., yang pada kali ini mengadakan acara "Tedak Siten/Mudun Lemah".

Tedak siten merupakan rangkaian prosesi adat tradisional dari tanah jawa yang diselenggarakan pada saat anak pertama kali menginjakkan kaki ke tanah. 
Tedak artinya menginjak, sedangkan Siten artinya tanah. 
Tradisi ini biasanya dilakukan sebagai penghormatan kepada bumi, tempat anak belajar menginjakkan kaki ke tanah. Semoga yang telah dilakukan pada pagi hari ini dapat menjadi doa dan wasilah untuk mengajarkan anak tentang konsep kehidupan, kemandirian, tanggung jawab, tangguh dan dermawan. 

Terdapat beberapa rangkaian prosesi tedak siten pada hari ini. Dimana setiap prosesi yang dilakukan merupakan simbol dari doa dan harapan dari kedua orang tua untuk putri tercintanya. Semoga Allah mengabulkan doa dan harapan yang kami aminkan bersama hari ini. Amin

Untuk selanjutnya kita mulai dengan prosesi tedak siten dengan ucapan basmalah bersama-sama. 
Bismillahirrohmanirrohim, dengan menyebut nama Allah yang maha mengasih dan juga maha penyayang, kita mulai prosesi tedak siten. 

1. Membersihkan diri dengan bunga, harapannya semoga anak .... menjadi bersih, suci jiwa dan raganya dalam segala sesuatu dan dapat mebawa harum nama pribadi serta keluarga
2. Menapaki jenang tujuh warna, dari warna gelap menuju terang. Warna tersebut memiliki makna masing-masing. Dimulai dengan menapaki warna
  • Hitam : melambangkan kekuatan, kewibawaan, dan unggul derajat
  • Hjiau : melambangkan alam semesta, kesuburan dan kesuksesan
  • Biru : melambangkan langit, keluhuran, derajat dan pangkat yang tinggi
  • Merah : melambangkan keberanian, tekat, percaya diri
  • Merah muda : melambangkan menyatunya darah kedua orang tua dan juga kasih sayang
  • Kuning : melambangkan kehidupan yang sempurna, kekuatan dan kelmulyaan cita-cita
  • Putih : melambangkan titik terang, suci dan bersih, ketulusan, kejujuran dan keberhasilan
Kesatuan maknanya mengandung harapan agar anak ...... mampu mengarungi setiap kehidupan dengan arif dan bijaksana.  

3. Prosesi naik tangga. Tangga tradisional yang terbuat dari tebu arjuna. Prosesi ini melambangkan harapan agar dalam menjalani kehidupan semakin mengalami peningkatan dan mampu melewati halang rintang dalam menggapai cita-cita.
Tebu = antep ing kalbu, memiliki kemantapan hati dalam menjalani setiap langkah kehidupan. 
Adapun tangga tersebut ada tujuh tingkatan beserta maknanya masing-masing, yakni:
  • Pitulungan = pertolongan
  • Pituwas = gesangan manfaat
  • Piturun = memiliki keturunan yang baik
  • Pitukon = lelabuhan yang baik
  • Pitulus = keikhlasan atau ketulusan
  • Pitutur = selalu mendapatkan nasihat yang baik
  • Pituduh = mendapatkan petunjuk dari Allah SWT
Setelah melakukan naik tangga, selanjutnya dilakukan turun tangga yang artinya dalam kehidupan manusia ini seperti roda berputar, "cakra manggilingan". Dimana dengan adanya prosesi turun tangga ini diharapkan anak ..... nantinya dapat menemui munggah mudun kehidupan dengan lancar dan mendapat ridho Allah SWT. 
4. Berjalan diatas pasir
Kalau dalam bahawa jawa ini berarti ceker-ceker. Disitulah ananda mengais pasir dengan kakinya. Dengan harapan pada saat dewasa kelak ananda mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. 
5. Masuk ke dalam kurungan yang dihiasi oleh keindahan bunga-bunga segar. 
Di dalam kurungan tersebut telah di sediakan berbagai barang, seperti uang tunai,  alat make up, buku, tasbih, al-quran, mobil, stetoskop dan masih banyak lagi. Dengan instingnya ananda akan mengambil barang-barang yang ia sukai. Konon apa yang dia ambil dapat melambangkan profesi yang akan dijalani setelah dewasa nanti. 
Kurungan ini juga melambangkan bahwa dalam kehidupan pasti ada batasan atau norma-norma yang harus dipatuhi baik dari agama ataupun negara. 
6. Doa dan penutup yang akan dibawakan oleh Bunyai... 

Alhamdulillahirobbilalamin, prosesi tedak siten adik ...... telah berjalan dengan lancar. Semoga setiap doa dan harapan dari kedua orang tua dan juga keluarga besar shohibul hajjah dapat mengantarkan dan memberikan keberkahan serta keberhasilan ananda...... di masa depan. 

Akhir kata saya sebagai pembawa acara meminta maaf apabila terdapat salah kata pada saat memandu jalannya acara. 

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.  

MC Mudun Lemah by Faradis

by on Juni 30, 2022
sumber foto: dokumen pribadi  MC Mudun Lemah Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh   الْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ ...

 


Image-J merupakan salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk analisis gambar dari hasil karakterisasi dengan SEM atau PSA. Jenis analisis ini biasa digunakan dalam bidang kimia, biologi, fisika dan kesehatan. Cara mendapatkan dan menggunakan software Image-J secara umum dapat dilihat pada tulisan saya disini
Salah satu kegunaan software Image-J yang menjadi menarik adalah penentuan distribusi ukuran partikel atau persebaran rata-rata ukuran partikel yang diperoleh. Pada penentuan kali ini menggunakan dua software yakni Image-J untuk menentukan data ukuran partikel dan Origin untuk mengolah data dari Image-J menjadi sebuah grafik. 

Cara penentuan distribusi partikel dengan aplikasi Image-J sebagai berikut: 
1. Buka software Image-J
2. Siapkan gambar hasil karakterisasi dengan SEM atau PSA (JPEG), dengan cara klik File > Open > pilih gambar > Ok
3. Klik icon line/garis pada tool bar, tarik garis lurus sepanjang skala pada gambar 
4. Atur skala yang dipilih 
- klik analyze > set scale > klik to remove scale
- isilah kolom known distance dengan skala yang sesuai pada gambar 
- isilah unit of length dengan satuan skala yang sesuai pada gambar
- klik ok 
5. Klik icon line/garis 
6. Pilih salah satu partikel, boleh vertikal atau horizontal
7. Tarik garis sesuai dengan ukuran partikel yang dipilih 
8. Klik analyze > measure 
ulangi tahap yang sama sebanyak 30-40 partikel yang berbeda
9. Copy keseluruhan data length yang muncul pada tabel result untuk di olah dengan software Origin
Cara penentuan distribusi ukuran partikel dengan software Origin sebagai berikut: 
1. Buka software Origin 
2. Paste data yang sudah di copy dari software Image-J ke dalam tabel sumbu Y Origin
3. Klik plot > histogram distribution 
Contoh grafik distribusi ukuran partikel :

Untuk mengetahui rata-rata ukuran dari 30 partikel yang berbeda :
1. Klik kanan pada sumbu Y Origin
2. Klik static on column > open dialog > ok
3. Hasil rata-rata distribusi ukuran partikel dapat dilihat pada tabel "mean"

Pict source: GreenBiz

In 1964, when the International Union for Conservation of Nature (IUCN) created a “red list” of endangered species and began collecting data from around the world, the list has become the preminent global database. Used to map endangered species and an important tool for conservation policy. The United Nations' 2019 report on the biodiversity crisis estimated that extinction threatened more than one million animal and plant species—both identified and unidentified. One researcher in the global assessment said that nature is in trouble, and we are in it.


Ecosystem is the relationship of living things to their environment. or an order of complete and comprehensive unity that occurs between environmental elements that influence each other. Recently biodiversity and global ecosystems have decreased in quality. This is due to three things, namely climate change, extreme weather and human activities. One of the ecosystem studies mapped more than 1000 locations with tropical forest and coral reef ecosystems that have been affected by climate extremes such as hurricanes, floods, droughts and fires.


Tropical forests and coral reefs are critical to global biodiversity, so it is very worrying that they are increasingly being affected by climate disturbances and human activities. There are many local threats by human activities to tropical forests and coral reefs such as deforestation, overfishing, and pollution, which reduce biodiversity and ecosystem functions.


In addition, climate change is causing more intense storms and ocean waves. Such extreme events can reduce live coral reef cover and cause long-term changes to both the corals themselves and the fish community, exacerbated by local threats from human activities. The marine ecosystems, species on land are also experiencing extinction. In the last decade, two mammal species have become extinct, namely bats and mice.


IUCN records there are more than 200 species of mammals that are threatened with extinction. In some cases, such as the Sumatran rhino or vaquita (a dolphin native to the Gulf of California) only a few individuals remain. Its very sad because what happens to mammals, also applies to almost all other animal groups such as reptiles, amphibians, fish and insects.


Habitat loss—driven by human expansion for residential, agricultural or livestock development—is the greatest threat to the species, followed by poaching and illegal fishing. Although the habitat has not been completely destroyed, it has changed so much that it is difficult for animals to adapt. Heavy equipment felling trees, breaking up migration corridors; pollution makes rivers toxic; pesticides kill indiscriminately. Global threats such as illegal trade which eventually spread diseases and invasive species from one place to another. Climate change also affects every species on Earth—starting with the animals that live in cold or Arctic regions. Some of these threats indirectly make it difficult for biodiversity to survive, most can adapt but the rest will disappear.


Each of us plays a role in maintaining the biodiversity on Earth so that its number does not decrease. because most people depend on the environment for food and income. So all living things must work together to prevent the destruction of nature. starting from small things from the environment where we live, such as not littering in rivers, forestation, not throwing factory waste in the sea, terracing and others. And of these things make humans aware that nature is the most important home for living things in the world.