Tahap kedua setelah dinyatakan lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP, teman-teman akan mengikuti Seleksi Berbasis Komputer (SBK). Dalam hal ini, LPDP bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam menyelenggarakan tes berbasis komputer. Soal disediakan dalam standar Computer Assisted Test (CAT), layaknya seleksi CPNS. Seleksi ini terdiri dari tiga tahap:

1. Tes Potensi Akademik
Agar terbiasa dengan tipe soal TPA, kalian bisa berlatih dari buku TPA Bapennas. Waktu yang disediakan untuk mengerjakan TPA selama 60 menit. Jawaban benar dengan score 5 dan jika salah/kosong mendapatkan nilai 0. Komposisi soal yang diberikan terdiri dari verbal (sinonim, antonim, analogi, dan soal cerita), nominal (deret aritmatika, bangun ruang, diskon, bruto tara neto, dll), dan penalaran (analitis dan logis).

2. Soft Competency
Soal Soft Competency ini merupakan jenis soal kepribadian. Tidak ada salah atau benar, melainkan ada rentang score 1-5 pada jawaban yang kalian pilih. Jawablah sesuai pribadi kalian. Karena hal tersebut akan dicocokkan dengan jawaban kalian pada saat seleksi wawancara.

3. On the Spot Writing Essay
Pada tahap ini, kalian akan diberikan sebuah narasi singkat mengenai isu terhangat di Indonesia. Selanjutnya kalian harus memberikan karangan berupa essay mengenai tanggapan dan tawaran solusi yang kalian berikan pada kasus tersebut. Usahakan kalian mengetahui berita-berita terbaru yang lagi hangat di Indonesia yah. Saya pribadi mempersiapkan tes ini dengan cara membaca berita dari berbagai aplikasi berita pada ponsel dan juga koran pagi hari hehe.
Untuk pendaftar luar negeri, menulis essay wajib dengan bahasa inggris ya. Waktu yang disediakan juga 60 menit. Bukan waktu yang lama jika kita mengerjakan dalam kondisi yang tegang dan ramai (karena dalam satu ruangan mengetik menggunakan keyboard secara bersamaan). Jadi, biasakan dari sekarang untuk membaca berita terkini dan juga memberikan pendapat dan solusi yang ditawarkan.

Passing Grade untuk Test Potensi Akademik (TPA) jalur reguler sebesar 180, dan jalur afirmasi sebesar 150. Nilai akhir TPA menjadi penentu apakah kalian lolos dan lanjut pada tahap berikutnya atau tidak. Jadi jika dirasa nilainya lebih dari batas minimum, optimis aja persiapkan untuk seleksi selanjutnya :)))))

Kurang lebih sih gitu ya teman-teman. Sering-seringlah berlatih, agar terbiasa saat menghadapi soal yang diberikan ! Semoga lancar sampai tahap akhir nanti~

Score Seleksi Berbasis Komputer


Ada kabar baik ! 
Pada Bulan Desember 2018 telah louncing pembukaan Beasiswa Pascasarjana untuk teman-teman santri di seluruh Indonesia. Kementrian Keuangan RI bekerjasama dengan Kementrian Agama untuk memberikan kesempatan bagi santri dalam melanjutkan jenjang studi baik magister maupun doktoral melalui Beasiswa LPDP RI. Wah angin segar bagi santriwan-santriwati nih ! hehe

Penasaran apa itu Beasiswa LPDP jalur khusus untuk santri ? Langsung aja di klik Beasiswa LPDP Afirmasi Santri

Kali ini saya akan memberikan sedikit pengalaman mengenai persiapan mendaftar Beasiswa LPDP jalur afirmasi santri.

Alhamdulillah, 17 Januari 2019 saya dinyatakan lolos Seleksi Administrasi dan akan melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya, yakni Seleksi Berbasis Komputer (SBK). Hal-hal apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk mendaftar beasiswa ini? 

1. Pahami Persyaratan Beasiswa 
Membaca salah satu kunci utama dalam memenuhi semua persyaratan pendaftaran. Karena LPDP sudah menyediakan booklet/panduan pendaftaran yang dapat diunduh oleh siapapun. Ada beberapa persyaratan khusus bagi pendaftar jalur afirmasi santri. Salah satunya adalah dari alumni BPSB/Ma'had Aly lulusan 2 tahun terakhir, dan/atau santri dan pendidik pesantren minimal 3 tahun terakhir. Selain itu, pesantren harus sudah terdaftar di Kemenag ya. Cara cek apakah pesantren kalian sudah terdaftar di kemenag, bisa di klik disini Pangkalan Data Pondok Pesantren

2. Menentukan Kampus Tujuan
Ini adalah hal yang sangat penting. Kalian harus mempertimbangkan dengan baik kampus mana yang akan kalian tuju. Salah satu cara untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan antar kampus, bisa langsung mengunjungi website kampus masing-masing ya.
Hal-hal yang harus kalian ketahui adalah rangking serta akreditasi kampus dan jurusan yang akan dipilih, durasi perkuliahan, mata kuliah apa saja dan berapa SKS yang akan ditempuh, kecocokan riset dan yang paling penting adalah profesor yang ahli di bidang penelitian yang akan kalian lakukan. 

3. Sertifikat Bahasa Inggris
Sertifikat bahasa asing menjadi syarat mutlak pendaftar beasiswa. Mendapatkan score bahasa asing tidak dapat diperoleh secara cepat dan instan. Teman-teman harus mempersiapkan timeline yang pas untuk mengikuti tes tersebut. Usahakan kalian dapat memperoleh sertifikat bahasa asing sebelum pendaftaran online ditutup. Karena sertifikat akan terbit kurang lebih 14 hari kerja setelah pelaksanaan tes. Ohya, untuk jalur Afirmasi Santri mendapatkan keistimewaan score minimal bahasa asing yang lebih rendah dari pada jalur lainnya. Untuk Magister Dalam Negeri menggunakan TOEFL ITP atau TOAFL 400/IELTS 33 dan magister Luar Negeri TOEFL ITP atau TOAFL 500/IELTS 6.0.

4. Surat Rekomendasi
Khusus bagi pendaftar jalur Afirmasi Santri, surat rekomendasi diberikan oleh pengasuh pondok pesantren ya. Untuk format surat rekomendasi sudah di sediakan oleh LPDP, jadi kalian tinggal unduh kemudian menyerahkan kepada pemberi rekomendasi. Jika kalian mendaftar melalui jalur reguler/selain Afirmasi Santri, surat rekomendasi bisa kalian dapatkan dari dosen ataupun tokoh masyarakat. Asalkan beliau menganal kita, bahkan jika selaras dengan keilmuan kita itu lebih baik. 

5. Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba
Untuk Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba wajib dimiliki oleh seluruh pendaftar beasiswa, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Namun jika kalian ingin mendaftar kampus luar negeri, kalian juga harus mempersiapkan Surat Keterangan Bebas TBC. Semua jenis surat tersebut harus dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah daerah. Bisa klik disini pengalaman saya dalam mendapatkan Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba

Untuk mendapatkan surat keterangan tersebut saran saya jangan dilakukan mendekati penutupan pendaftaran yah. Karena kalian akan membutuhkan waktu 1-2 hari dalam mendapatkan hasilnya. So, persiapkan jauh-jauh hari ! 

6. Membuat Essay 
Ada dua jenis essay yang harus saya submit pada saat mendaftar. Pertama tentang rencana studi, dan yang kedua tentang kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan terhadap Indonesia. Untuk essay rencana studi, saya menceritakan alasan memilih kampus, berapa durasi perkuliahan, SKS dan matakuliah apa saja yang akan saya tempuh, kegiatan apa saja yang akan saya lakukan pada saat studi dan pasca studi. Saya juga menceritakan tentang rancangan penelitian dan tesis yang akan saya kerjakan. Di akhir paragraf saya tutup dengan kegiatan-kegiatan tambahan yang dapat mendukung kelancaran studi.

Essay kedua mengenai kontribusi untuk Indonesia. Pada essay tersebut saya menceritakan hal-hal apa saja yang sudah saya lakukan, termasuk pengabdian kepada pesantren, sekolah, dan lingkungan. Kemudian saya lanjutkan tentang kontribusi yang sedang dan akan saya berikan untuk Indonesia. Tidak lupa juga saya sampaikan harapan untuk pesantren di masa yang akan datang serta strategi saya dalam mewujudkannya (karena daftarnya jalur santri ya, jadi harus menyinggung pengabdian untuk pesantren hihi). 
Ohya, jangan lupa untuk selalu minta koreksi dari rekan atau awardee LPDP ya. Karena itu sangat membantu dalam memperbaiki essay yang kalian tulis :) yang paling penting, yang kalian tulis harus benar-benar jujur dan by yr self. 

7. Pengisian Formulir Pendaftaran
Banyak hal yang harus saya isi pada kolom formulir pendaftaran. Dari mulai data diri pribadi, pengalaman organisasi, prestasi, penghargaan, seminar, pelatihan, sampai penelitian dan publikasi. Untuk melengkapi semua hal yang dibutuhkan, tidak bisa dalam waktu singkat. Karena saya harus mengisi detail dari jabatan dan posisi saat mengikuti berbagai kegiatan, sampai pada tanggal pelaksanaannya. Jadi usahakan buat kalian yang akan mendaftar, bisa memulai mengisi formulir setelah mendapatkan akun pendaftaran LPDP ya.

Untuk download segala booklet/panduan dan beberapa format pendaftaran beasiswa bisa di unduh di halaman website LPDP yaa.. Bisa langsung klik disini

Oke, tahap yang paling akhir, jangan lupa berdoa dan diteliti kembali semua berkas dan kelengkapan yang harus dipenuhi. Semoga langkah dalam mendaftar beasiswa LPDPnya di permudah ! Amin.

Berkas yang harus diunggah di halaman pendaftaran